Rabu, 16 Desember 2015

Mengolah barang bekas mug gelas plastik jadi lampu kopi melayang "magic float coffee lamp"

Read More

Senin, 13 Juli 2015

Kotoba no Iranai Yakusoku "Janji yang Tak Perlu Ucapan" Honeyworks ft. Gumi Vocaloid



Hasil garapan Archnima Sub yang pertama.. kita ambil dari Official video nya: https://www.youtube.com/watch?v=seClBi2BOh4

Archnima tidak memiliki isi video, hanya subtitle saja

silakan dilihat disini
apabila tertarik untuk memiliki video dengan resolusi bagus, silakan contact kami
Read More

Kamis, 09 Juli 2015

Komputer Grafis

Berikut adalah hasil tugas komputer grafis yang berasal dari denah perancangan SPA2 menggunakan Autodesk Autocad 2015, softwarenya bisa di download di ARCHNIMA



Beberapa scene menggunakan Autocad 2015




untuk file tugas saya dalam format dwg nya bisa di download vers.2007 nya disini

[ARCHNIMA] Komputer Grafis.dwg
Read More

Tugas Besar SPA 2 Konsep Ramah Lingkungan

Berikut ini adalah hasil dokumentasi dari Studio Perancangan Arsitektur dengan TOR Merencanakan dan merancang bangunan 1 lantai dengan konsep ramah lingkungan.

Berikut ini adalah tahapan perancangan yaitu



TOR


LOKASI

KEBUTUHAN RUANG

PROGRAM RUANG

BESARAN RUANG

ORGANISASI RUANG

ANALISA SITE

ANALISA SITE

ANALISA AKHIR & GUBAHAN MASA

PENDEKATAN DESAIN

PENDEKATAN DESAIN

Rancangan denah yang disusun berdasarkan kebutuhan ruang yang telah ditentukan





Berikut ini adalah contoh video desain rumah ramah lingkungan :) 

Read More

Arsitektur Vernakuler: Rumah Tradisional Kudus

Gb. Tampak Depan

Rumah Adat Kudus merupakan salah satu rumah tradisional yang mencerminkan akulturasi kebudayaan masyarakat Kudus. Rumah Adat Kudus memiliki atap berbentuk joglo pencu, dengan bangunan yang didominasi seni ukir empat dimensi khas Kota Kudus yang merupakan perpaduan gaya seni ukir dari budaya Hindu, Persia (Islam), Cina, dan Eropa.
Rumah ini diperkirakan mulai dibangun pada tahun 1500-an M dengan bahan baku utama (95%) dari kayu jati berkualitas tinggi dengan sistem pemasangan knock-down ( bongkar pasang tanpa paku )




keistimewaan
Rumah Adat Kudus tidak hanya terletak pada keindahan arsitekturnya yang didominasi dengan seni ukir kualitas tinggi, tetapi juga pada kelengkapan komponen-komponen pembentuknya yang memiliki makna filosofis berbeda-beda.

Pertama
bentuk dan motif ukirannya mengikuti pola (binatang sejenis laba-laba berkaki banyak), gajah penunggu, rangkaian bunga melati, motif ular naga, buah nanas (sarang lebah), motif burung, dan lain-lain.




Gb.Tampak Samping Kanan
Kedua
tata ruang rumah adat yang memiliki jogo satru ruang tamu dengan soko geder/tiang tunggal sebagai simbol bahwa Allah SWT bersifat Esa/Tunggal. Bagian ini berfungsi sebagai pengingat bagi penghuni rumah agar senantiasa beriman dan bertakwa kepada-Nya.


Ketiga
gedhongan senthong/ruang keluarga yang ditopang empat buah soko guru/tiang penyangga. Keempat tiang tersebut adalah simbol yang memberi petunjuk bagi penghuni rumah supaya mampu menyangga kehidupannya sehari-hari dengan mengendalikan empat sifat manusia: amarah (dorongan untuk melakukan kemaksiatan), lawwamah (dorongan mengkoreksi diri sendiri), shofiyah (kelembutan hati), mutmainnah (dorongan untuk berbuat kebajikan).

Keempat
pawon/dapur di bagian paling belakang bangunan rumah.

Kelima

pakiwan (kamar mandi) sebagai simbol agar manusia selalu membersihkan diri baik fisik maupun ruhani.

Keenam
tanaman di sekeliling pakiwan, antara lain: pohon belimbing, yang melambangkan lima rukun Islam; pandan wangi, sebagai simbol rejeki yang harum/halal dan baik; bunga melati, yang melambangkan keharuman, perilaku yang baik dan budi pekerti luhur, serta kesucian.

Ketujuh
tata letak rumah yang menghadap ke arah selatan mengandung makna agar si pemilik rumah seolah-olah tidak "memangku" Gunung Muria (yang terletak di sebelah utara), sehingga tidak memperberat kehidupannya sehari-hari.




Gb.Tampak Belakang


Tatacara perawatan yang dilakukan Rumah Adat Kudus juga merupakan kekhasan tersendiri yang mungkin tidak bisa dijumpai di tempat-tempat lain.
Jenis bahan dasar yang digunakan untuk merawat Rumah Adat Kudus adalah ramuan yang diperoleh berdasarkan pengalaman empiris yang diwariskan secara turun-temurun, yaitu ramuan APT (Air pelepah pohon Pisang dan Tembakau) dan ARC (Air Rendaman Cengkeh). Dengan mengoleskannya secara berulang-ulang, ramuan ini terbukti efektif mampu mengawetkan kayu jati, sebagai bahan dasar Rumah Adat Kudus dari serangan rayap dan juga membuat permukaan kayu menjadi lebih bersih dan mengkilap.





Read More